Cinta 100 Juta

Belum tentu dgn uang 100 juta lo akan ketemu jodoh..

10 Februari 2010
Masih terbayang jelas kami masih duduk diruangan kepala divisi SDM,dimana aku si juara satu ODP salah satu Bank BUMN yang terbesar memprotes penempatanku di Makasar dan penempatan dia di Palembang…Masih jelas kata-kata Kepala divisi SDM yang terang-terangan memisahkan sang juara dan runner up ODP angk 34..”Pokoknya sesuai ketetapan Rio kamu balik ke Palembang, Putri kamu penempatan Makasar titik”. Aku berharap paling tidak kami tetap ditempatkan sama-sama di Jakarta, agar kami bs tetap dekat dan salah satu dari kami bisa mencari pekerjaan baru, ternyata lobi sang juara dan runner up yang menjanjikan kontribusi terbaik di bank ini tidak diterima.

Knapa sich dalam satu instansi tidak boleh menikah?

Knapa juga diikat dalam penalti 100juta dalam waktu 5 tahun.. Knapa penempatan kami dijauhkan

Aku ini anak desa, ibu bapakku bangga aku masuk ODP bank ini..Demikian juga Rio putra daerah kebanggaan Sekayu Sumsel. kampungnya syukuran ada putra daerah bisa jadi ODP bank ini (bank terpopuler di Sekayu)
kadang hidup memang pelik..inilah dimana teori opportunity cost diaplikasikan (pilihan memproduksi mentega or senjata ala buku Economic Karangan Samuelson..mempertahankan cinta ato pekerjaan)

Sms masuk dari Bapakku “nduk kita bsk d kampung potong kambing untuk slametan kamu yg udh graduation”…ini seperti kilat menyambar..Ku lihat rio sepertina mendapat telepon dari ibunya,yang menyelamati atas kelulusannya menjadi staff
…nanar…
Didalam lift kugengam tangannya..tak kulepas..inikah dilema hidup yang pelik itu..kulihat dia berusaha meredakan emosinya kesalnya..rasanya air mata sudah habis karena pahitnya hidup..

11 Februari 2010
Didepan kamar asrama kami berpisah..rasanya tak mau kulepaskan pelukannya..aku lebih baik sesak dipeluknya ketimbang harus melepaskannya..kecupan terakhirnya rasanya menyedihkan..”Hell-o makasar I’m coming”..masih jelas kata-katanya dihatiku “baik-baik kamu disana ya” kemudian dia kembali memelukku..kurasakan peluknya seperti pelukan tanpa harapan kelangsungan kami kelak

25 Juni 2010
Hari dimana kami putus, Sumatra-Sulawesi dihalangi laut, Pulau, Perbedaan waktu, kebusukan sinyal GSM dan kesamaan institusi..kami mengakhiri ini semua kenangan..The distance between us make it so hard to stay it hurts but the only way”..kami adalah dua org penakut menentang nasib..

Juni 2010 - Juli 2012
Sisa waktuku kuhabiskan dengan bekerja hingga aku mendapat peringkat istimewa..kesayangan pemimpin wilayah Indonesia-timur anak emas kebanggaan Institusi ini..aku menengelamkan diriku membesarkan bank yang sebenarnya sudah besar ini…

Kabar Rio masih bekerja di instansi ini..kudengar dari teman dia sudah dijodohkan dengan gadis minang pilihan ibunya Desember 2011..

7 Agustus 2012
Aku mengikuti sebuah trainning treasury dari kantor pusat di Jakarta..ketika aku membaca daftar peserta *jeger* Rio Fernando Kantor wilayah Sumsel.. *jeger* dia ada dalam satu trainning bersamaku…Aku menoleh kesebelah kanan dan..Rio Fernando tepat disebelahku..tampaknya kami sama-sama terkejut..saling menatap dengan tatapan yang paling absurd..
rasanya dia lupa bagaimana sekedar tersenyum untuk menyapa..rasanya aku mulai mematung dalam hatiku mengalun lagu somebody I used to know (make out like it never happened and we were nothing and I don’t need even your love but you treat me like a stranger that feels so rough)…akupun memaksakan diri tersenyum untuknya dan menunduk pergi..segitunya menyapa saja tidak dia lakukan..pahit!

Kepala divisi SDM yang ku protes 3 tahun lalu mendekatiku “nduk ternyata cinta kalian cuma 10juta..bukan 100juta..kl cinta harusnya sama-sama mao berjuang..”. “Bapak sich misahin kami”.protesku..”Bapak cm menguji cinta kalian nduk”.

Aku hanya diam terpatung..ini pelatihan apa..melatih hati untuk mendapatkan kepahitan bukan pelatihan treasury!

Inti pelatihan hati ini adalah kalo cinta perjuangkan belum tentu dgn 100juta lo bs mendapatkan yg lo sayang..yg mahal adalah kesempatan bukan uang…kluar berlari mengejar yang kau cintai

Inspired by “ketakutan diklat brg”, a pieces of my patner in crime story, and goyte-somebody I used to know